Kendari, Datasultra.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia menerbitkan Surat Perintah Nomor 0065/M/KP.10.00/2026 tentang penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO).
Dalam surat yang ditetapkan di Jakarta pada 15 Juni 2026 tersebut, Menteri menunjuk Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., sebagai Plt. Rektor UHO.
Penunjukan tersebut dilakukan setelah Plt. Rektor UHO sebelumnya, Dr. Herman, S.H., LL.M., mengundurkan diri dari jabatannya.
Dalam pertimbangan surat perintah itu disebutkan bahwa untuk menjamin keberlangsungan pengelolaan perguruan tinggi, diperlukan penunjukan pejabat baru yang menjalankan tugas rektor hingga terpilihnya rektor definitif.
Berdasarkan surat perintah tersebut, Prof. Khairul Munadi mulai menjalankan tugas sebagai Plt. Rektor Universitas Halu Oleo terhitung sejak 15 Juni 2026.
Selain memimpin jalannya roda organisasi kampus, ia juga diberi mandat untuk menyelenggarakan proses pemilihan rektor baru dalam jangka waktu paling lama enam bulan sejak surat perintah diterbitkan.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Prof. Khairul Munadi diwajibkan berkonsultasi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam setiap pengambilan keputusan yang dinilai strategis.
Ia juga diminta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada Menteri.
Surat perintah tersebut diterbitkan dengan berlandaskan sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, serta Statuta Universitas Halu Oleo yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 21 Tahun 2025.
Penunjukan Dirjen Pendidikan Tinggi sebagai Plt. Rektor UHO diharapkan dapat menjaga stabilitas tata kelola kampus sekaligus memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan lancar hingga terpilihnya rektor definitif yang akan memimpin salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut. (Sir)

