Senin, Juni 15, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

BPS Kota Baubau Jamin Kerahasiaan Data Omset Pelaku Usaha

Baubau, Datasultra.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau mengimbau seluruh pelaku usaha di wilayah Kota Baubau untuk tidak ragu maupun khawatir dalam memberikan data omset usaha selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Betapa tidak, BPS Kota Baubau memastikan seluruh informasi yang dikumpulkan dari hasil wawancara petugas lapangan dijamin aman dan dilindungi penuh oleh undang-undang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau, Musdin S. ST menuturkan, isu kerahasiaan data terutama mengenai nilai penjualan atau omset sering kali menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para pengusaha.

Namun demikian, pihaknya memastikan data yang diperoleh oleh petugas di lapangan murni digunakan untuk kepentingan statistik nasional, bukan untuk keperluan lain.

“Kami menegaskan dan menjamin sepenuhnya bahwa data individu maupun pelaku usaha yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 bersifat rahasia. Data ini dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Jadi, para pengusaha tidak perlu khawatir, data omset Anda tidak akan bocor ke publik atau disalahgunakan,” tuturnya.

Kata dia, BPS Kota Baubau juga menerapkan sistem pengamanan ketat, mulai dari pembekalan kode etik profesional kepada ratusan petugas lapangan yang dikerahkan, hingga penggunaan sistem enkripsi data.

Selain itu, petugas resmi SE2026 akan selalu dilengkapi dengan atribut resmi seperti rompi dan tanda pengenal khusus guna mencegah potensi penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kesuksesan agenda nasional sepuluh tahunan ini sangat bergantung pada keterbukaan dan kejujuran para pelaku usaha saat diwawancarai. Data yang akurat mutlak diperlukan agar pemerintah dapat memotret struktur ekonomi riil dan menentukan arah kebijakan yang akan diambil,” tambahnya.

Dia menambahkan, jika data yang diberikan tidak sesuai dengan realitas di lapangan, maka arah kebijakan pembangunan yang dirumuskan oleh pemerintah berisiko tidak tepat sasaran.

Sebaliknya, partisipasi aktif dan transparansi dari dunia usaha akan membantu pemerintah menyusun program penguatan ekonomi yang jauh lebih efektif, baik untuk skala usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), hingga korporasi besar.

“Kerja sama, dukungan, dan keterbukaan dari seluruh elemen pelaku usaha di Kota Baubau adalah kunci utama. Melalui penyajian data ekonomi yang akurat dan kredibel, pemerintah dapat mengambil kebijakan ekonomi yang tepat sasaran demi mendorong pertumbuhan daerah sekaligus mewujudkan visi Indonesia Maju,” jelasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan pencacahan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara serentak dan dipastikan bebas dari pungutan biaya apapun. Dimana, pelaksanaannya akan dihelat sejak tanggal 15 Juni 2026 hingga 31 Agustus 2026. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER