Selasa, Juli 7, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

BPS Sultra Jamin Data Sensus Ekonomi 2026 Aman, Terapkan Prinsip TIR

Kendari, Datasultra.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan seluruh data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 dijaga kerahasiaannya dan tidak akan disalahgunakan.

Jaminan tersebut menjadi salah satu upaya BPS menjaga kepercayaan masyarakat dalam memberikan informasi yang dibutuhkan.

Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, mengatakan perlindungan data responden menjadi prioritas utama karena kepercayaan masyarakat merupakan fondasi pelaksanaan setiap kegiatan statistik.

“Yang menjadi penekanan kami adalah menjaga kerahasiaan data masyarakat. Sekarang proses pendataan dilakukan menggunakan gadget, sehingga data yang diinput petugas langsung masuk ke database BPS dan tidak disimpan di perangkat petugas,” ujar Hadi saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Ia menjelaskan, sistem pendataan berbasis digital membuat data yang telah dikirim tidak dapat diakses kembali oleh petugas lapangan. Dengan demikian, informasi yang diberikan responden hanya tersimpan di sistem BPS yang memiliki pengamanan khusus.

“Begitu data masuk ke gadget, langsung terkirim ke database BPS. Sudah tidak ada lagi yang bisa membukanya, termasuk petugas wawancara maupun pendatanya sendiri,” jelasnya.

Hadi menegaskan, data individu yang dihimpun BPS tidak akan diberikan kepada pihak mana pun, termasuk instansi pemerintah lain seperti otoritas perpajakan.

Seluruh data hanya dimanfaatkan untuk kepentingan penyusunan statistik resmi guna menggambarkan kondisi dan profil ekonomi Sulawesi Tenggara secara menyeluruh.

“Data individu kepada siapa pun, termasuk kepada unsur-unsur pemerintah seperti pajak, tidak kami berikan. Data ini benar-benar hanya untuk pengolahan statistik agar kami bisa menangkap profil ekonomi Sulawesi Tenggara dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Untuk memperkuat komitmen tersebut, BPS memiliki slogan TIR, yakni Terima Petugasnya, Isi Pertanyaannya, Rahasia Dijaga.

Slogan ini menjadi pesan kepada masyarakat agar menerima kedatangan petugas sensus resmi, memberikan jawaban yang benar dan lengkap, serta tidak perlu khawatir karena seluruh informasi yang disampaikan dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Hadi, prinsip TIR terus ditekankan kepada seluruh petugas BPS sebelum turun ke lapangan.

Petugas diwajibkan menjaga kerahasiaan setiap informasi yang diperoleh dari responden sebagai bentuk tanggung jawab profesional sekaligus upaya mempertahankan kepercayaan publik terhadap BPS.

“Kami punya slogan TIR, yakni Terima Petugasnya, Isi Pertanyaannya, Rahasia Dijaga. Itu benar-benar kami pegang. Setiap hari kami ingatkan kepada petugas bahwa data masyarakat akan langsung menjadi bagian dari database BPS dan kerahasiaannya harus dijaga,” pungkasnya. (N1)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER