Kendari, Datasultra.com – Ajang Finance, Sport and Art (Finspora) 2026 resmi dibuka di kawasan The Park Kendari, Minggu (2/8/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran, sekaligus menandai dimulainya rangkaian Sultra Maimo dan Festival Kuliner yang akan berlangsung hingga 9 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara Edwin Permadi, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha, Direktur Utama Bank Sultra yang juga Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra Andri Permana Diputra Abubakar, serta pimpinan perbankan dan lembaga jasa keuangan se-Sulawesi Tenggara.
Finspora merupakan transformasi dari Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank) yang selama ini menjadi agenda dua tahunan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sultra. Pada penyelenggaraan tahun ini, ruang lingkup kegiatan diperluas dengan melibatkan OJK serta seluruh pelaku industri jasa keuangan di Sulawesi Tenggara sehingga tidak hanya menjadi ajang olahraga dan seni, tetapi juga wadah memperkuat kolaborasi sektor keuangan.
Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan penyelenggaraan Finspora yang dipadukan dengan Sultra Maimo memiliki tiga tujuan utama, yakni memperkuat pelaku UMKM, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, serta memperluas sinergi antarlembaga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Edwin, sebanyak 50 stan kuliner disiapkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 20 UMKM lokal dan 30 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para pelaku usaha itu diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal hingga mampu menembus pasar nasional.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang promosi yang lebih luas bagi UMKM, mempercepat penggunaan transaksi digital melalui QRIS, sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Selain festival kuliner, pengunjung juga dapat menikmati pameran kopi dan wastra, business matching, forum investasi, hingga fasilitasi ekspor bagi UMKM yang memiliki potensi menembus pasar internasional.
Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran, mengapresiasi sinergi Bank Indonesia, OJK, dan FKIJK Sultra yang menjadikan Kota Kendari sebagai pusat pelaksanaan kegiatan berskala provinsi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.
Ia juga menilai penerapan pengelolaan sampah plastik di lokasi acara menjadi langkah positif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya ekonomi sirkular dan kepedulian terhadap lingkungan.
“UMKM merupakan fondasi penting dalam memperkuat ekonomi daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan industri perbankan perlu terus diperkuat agar produk-produk lokal mampu bersaing hingga pasar global,” kata Siska.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Kendari tengah mempersiapkan partisipasi pelaku UMKM pada pameran internasional di Tiongkok sebagai upaya memperluas akses pasar. Menurutnya, penyelenggaraan Finspora dan Sultra Maimo diyakini akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang hingga triwulan II tahun ini telah mencapai sekitar 51 persen dari target.
Di sisi lain, persaingan pada ajang olahraga Finspora mulai menunjukkan hasil. Kontingen Bank Sultra memimpin klasemen sementara dengan raihan tiga medali emas dari cabang bulu tangkis, tenis lapangan, dan Fun Run 5K putri, serta dua medali perak dari nomor Fun Run 5K putra dan lomba yel-yel.
Direktur Utama Bank Sultra sekaligus Ketua FKIJK Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh atlet Bank Sultra untuk terus mempertahankan performa hingga akhir kompetisi.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat kebersamaan seluruh insan Bank Sultra. Namun yang lebih penting, Finspora menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga sportivitas, serta memperkuat kolaborasi antarindustri jasa keuangan di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Finspora 2026 yang dipadukan dengan Sultra Maimo dan Festival Kuliner, diharapkan tercipta dampak ekonomi yang lebih luas, mulai dari meningkatnya transaksi UMKM, berkembangnya penggunaan pembayaran digital, hingga bertambahnya kunjungan masyarakat ke pusat-pusat kegiatan ekonomi di Kota Kendari selama sepekan pelaksanaan acara. (N1)


