Baubau, Datasultra.com – Pemerintah Kota Baubau terus memperkuat upaya penanganan kesehatan jiwa dengan mendorong keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada warga yang menghadapi persoalan psikologis.
Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darussalam, mengatakan persoalan kesehatan jiwa membutuhkan pendekatan yang lebih terbuka dan inklusif.
Masyarakat yang mengalami gangguan atau masalah kesehatan jiwa, kata dia, perlu mendapatkan pendampingan serta akses pelayanan yang memadai, bukan justru dijauhi.
Hal tersebut disampaikan Sekda saat menghadiri Pertemuan Koordinasi Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kota Baubau di Aula Palagimata Kantor Wali Kota Baubau, Selasa 6 Oktober 2026.
Menurutnya, keluarga menjadi salah satu lingkungan terdekat yang memiliki peran penting dalam mengenali perubahan kondisi seseorang sekaligus memberikan dukungan awal.
Ia juga menilai edukasi mengenai kesehatan jiwa perlu diperluas ke berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja hingga masyarakat.
“Perhatian juga perlu diberikan kepada anak dan remaja, kelompok usia produktif, keluarga rentan serta masyarakat yang menghadapi tekanan sosial dan ekonomi,” ujarnya.
Sekda Baubau menyebut perubahan pola kehidupan masyarakat turut menghadirkan berbagai tantangan terhadap kesehatan jiwa.
Penggunaan teknologi dan media sosial, tuntutan pendidikan maupun pekerjaan, persoalan keluarga serta tekanan sosial dan ekonomi dapat menjadi faktor yang memengaruhi kondisi psikologis seseorang.
Karena itu, ia menegaskan keberhasilan pembangunan kesehatan jiwa tidak semata-mata dilihat dari penanganan medis terhadap masyarakat yang mengalami gangguan jiwa.
Lebih jauh, keberhasilan juga ditandai dengan kemampuan masyarakat mengenali persoalan kesehatan jiwa sejak dini, kemudahan memperoleh bantuan, menurunnya stigma serta semakin kuatnya dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Kami mengajak seluruh unsur pemerintah, dunia kesehatan, TNI-Polri, Kementerian Agama, organisasi profesi, BPJS Kesehatan, TP PKK hingga masyarakat bergerak bersama membangun Kota Baubau yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga peduli, inklusif dan sehat secara jiwa,” imbuhnya. (Sir)


