Rabu, November 4, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Amirul Tamim Ajak Masyarakat Baubau Perkuat Empat Pilar Kebangsaan

Baubau, Datasultra.com – Anggota DPD/MPR RI, MZ Amirul Tamim, mengajak masyarakat Kota Baubau, khususnya generasi muda, untuk terus memperkuat pemahaman dan mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan Amirul Tamim saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Nirwana Buton Villa, Kota Baubau, Selasa 3 November 2026.

Kegiatan ini turut menghadirkan akademisi dan penulis asal Baubau, Yusran Darmawan, serta diikuti ratusan peserta.

Amirul mengatakan, Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya membutuhkan landasan kebangsaan yang kuat untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Menurutnya, para pendiri bangsa telah meletakkan fondasi tersebut melalui Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Negara yang kita anut ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam konstitusi telah ditegaskan, bentuk negara ini jangan lagi kita ubah, karena inilah yang paling tepat bagi kita yang sangat beragam,” tegasnya.

Ia menjelaskan, keempat pilar tersebut memiliki fungsi dan keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan. Pancasila menjadi dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi, NKRI merupakan bentuk negara, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan pemersatu keberagaman.

Amirul juga menyoroti pentingnya demokrasi yang tidak hanya berorientasi pada proses politik dan keterwakilan rakyat, tetapi harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dalam kaitan itu, ia memperkenalkan gagasan green democracy yang dikembangkan DPD RI. Menurutnya, demokrasi harus menghasilkan pembangunan yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta pengelolaan sumber daya alam.

“Output daripada demokrasi itu bukan hanya melahirkan wakil-wakil rakyat, tetapi juga bagaimana kita mewariskan masa depan yang lebih baik, terutama berkaitan dengan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, Amirul juga menerima berbagai pertanyaan dan aspirasi peserta terkait perkembangan isu nasional, kondisi daerah, hingga persoalan pendidikan dan kesehatan.

Ia menilai, beragam pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Baubau mengikuti dinamika kebangsaan dan memiliki perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tingkat nasional.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya menunjukkan keresahan terhadap sejumlah fenomena, tetapi juga tetap memiliki optimisme terhadap berbagai program pembangunan.

Amirul turut menanggapi persoalan mahalnya biaya pendidikan kedokteran di Indonesia. Ia mempertanyakan mengapa biaya untuk menempuh pendidikan dokter semakin tinggi, sementara kebutuhan tenaga medis di dalam negeri masih menjadi tantangan.

Ia berpandangan, pemerintah perlu mendorong pendidikan kedokteran yang lebih terjangkau agar Indonesia mampu mencetak dokter dari dalam negeri tanpa harus bergantung pada tenaga medis dari luar.

“Kenapa kita tidak cetak dokter dari dalam saja? Tapi bagaimana mencetaknya? Ya harus murah,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBN yang menurutnya perlu dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk membuka akses lebih luas bagi calon dokter.

Melalui sosialisasi tersebut, Amirul berharap pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI tidak berhenti sebatas pengetahuan, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, dan membangun masa depan bangsa. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER