Kendari, Datasultra.com- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat Gubernur, memaparkan potensi pertambangan Sultra dalam acara Geovia Day yang bertema “Unlocking Innovation: Collaborating for Intelligence Mining Solutions” di Swis-Belhotel Kendari, Senin 11 November 2024.
Dalam presentasinya, Asrun Lio menyampaikan sembilan poin strategis yang menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam.
Ia menekankan perlunya inovasi dan kebijakan yang mendukung ekonomi hijau dan target SDGs.
Salah satu fokusnya adalah sektor nikel dan emas, yang menjadi andalan Sultra, dengan cadangan nikel mencapai 1,71 miliar ton dan sumber daya nikel 66,12 juta ton berdasarkan data Kementerian ESDM 2022.
Ia juga menyampaikan bahwa sektor pertambangan dan pertanian menyumbang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sultra pada 2023, masing-masing sebesar 20,84 persen dan 24,15 persen.
Selain membahas potensi, Asrun Lio menguraikan perlunya pengelolaan izin usaha yang efektif, di mana saat ini terdapat 276 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Sultra, dengan nikel sebagai komoditas utama.
Pemerintah Provinsi berupaya memastikan izin-izin ini berorientasi pada kebutuhan industri untuk menghindari konversi lahan yang tidak diperlukan.
Ia juga menyoroti peran teknologi informasi yang dikembangkan Kementerian ESDM melalui ekosistem Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbar), yang mendukung transparansi dan efisiensi di sektor pertambangan.
Tantangan utama yang dihadapi adalah pentingnya data akurat untuk mendukung pengambilan keputusan terkait izin usaha dan pengelolaan lahan.
Dalam wawancara usai presentasi, Asrun Lio berharap agar sektor pertambangan di Sultra dapat menjadi pionir dalam penerapan inovasi teknologi guna meningkatkan produktivitas sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Acara ini turut dihadiri oleh tokoh industri, termasuk Ketua Perhapi Sultra Ir. H. Burhanuddin, M.Si., Dekan FMIPA Universitas Halu Oleo Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si., dan perwakilan perusahaan terkemuka seperti Harita Group dan MMS Group Indonesia. (Sir)


