Baubau, Datasultra.com – Wali Kota Yusran Fahim secara resmi memaparkan poin-poin krusial terkait Perubahan Anggaran Tahun 2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dalam rapat yang digelar di Aula Lantai II Kantor Wali Kota Baubau, Jumat 27 Februari 2026.
Dalam arahannya, orang nomor satu di Baubau itu menegaskan tiga pilar utama yang harus menjadi landasan kerja seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni sinergitas, evaluasi komprehensif, dan kondusivitas daerah.
Wali Kota menyoroti sejumlah catatan kritis pada tahun sebelumnya, di mana beberapa kegiatan tidak berjalan maksimal bahkan berujung pada status gagal bayar.
Ia meminta seluruh OPD tidak lagi bekerja dalam kotak “ego sektoral”, melainkan lebih peka terhadap dinamika lapangan serta proaktif mencari solusi tanpa menunda penyelesaian persoalan.
“Saya berharap kita semua antar-OPD saling bekerja sama. Kita harus bercermin pada pengalaman lalu agar pembangunan yang sudah direncanakan dijaga dengan baik. Jangan sampai terjadi lagi gagal bayar. Kita evaluasi kembali kenapa itu bisa terjadi agar di tahun-tahun mendatang tidak terulang,” tegasnya.
Dalam evaluasi tersebut, Yusran Fahim meminta kepala OPD melakukan peninjauan menyeluruh terhadap tiga aspek utama.
Pertama, progres fisik dengan memastikan kualitas bangunan dan infrastruktur sesuai standar.
Kedua, serapan anggaran melalui eksekusi program prioritas tepat waktu sebelum akhir tahun anggaran.
Ketiga, dampak sosial, yakni memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menghadapi tahun 2027, Pemerintah Kota Baubau juga menargetkan penguatan kemandirian fiskal.
Menyikapi dinamika Transfer ke Daerah (TKD), OPD pengelola pendapatan diinstruksikan untuk memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, seluruh program pembangunan diminta selaras dengan agenda strategis nasional serta difokuskan pada pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Untuk RKPD 2027, ditetapkan enam arah kebijakan utama yang wajib menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintah, yakni pengembangan inovasi pembangunan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Selanjutnya pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif, penguatan infrastruktur dasar perkotaan, serta penataan tata kelola pemerintahan dan layanan publik berbasis teknologi informasi.
Wali Kota menegaskan pentingnya integrasi dan konsistensi program lintas sektor agar visi dan misi pembangunan Kota Baubau dapat diwujudkan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. (Sir)



