Baubau, Datasultra.com – Wali Kota Baubau Yusran Fahim secara resmi melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Semerbak Molagina serta jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Baubau, dalam prosesi yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Baubau, Selasa 10 Maret 2026.
Pelantikan tersebut menandai langkah baru dalam penguatan pelayanan publik, khususnya layanan air bersih, sekaligus pengelolaan dana umat melalui lembaga zakat di Kota Baubau.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu, perwakilan Ketua DPRD Kota Baubau Ahadiyat Zamani, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat La Ode Aswad, serta Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau dan Ketua MUI Kota Baubau.
Dalam sambutannya, Wali Kota Yusran Fahim menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang, transparan, dan akuntabel.
Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan dalam pengelolaan dana umat.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat dan kepercayaan untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan masyarakat Kota Baubau,” ujar Yusran.
Kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Semerbak Molagina yang baru, Joni Munadi Awal, Wali Kota memberikan lima langkah strategis yang harus segera dijalankan guna melakukan transformasi pelayanan.
Pertama, memastikan distribusi air berjalan lancar dengan menjamin ketersediaan air bersih dan higienis serta merespons cepat keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi.
Kedua, melakukan transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau kualitas air serta meningkatkan efisiensi jaringan distribusi.
Ketiga, melakukan audit teknis terhadap infrastruktur, khususnya pembenahan pipa yang bocor guna mengurangi tingkat kehilangan air.
Keempat, menjaga kesehatan finansial perusahaan dengan pengelolaan keuangan yang transparan sehingga BUMD dapat menjadi sehat, mandiri, dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kelima, membangun etika kerja yang kuat dengan menanamkan prinsip pelayanan kepada masyarakat.
“Tunjukkan dedikasi tinggi dan soliditas internal dengan prinsip melayani, bukan dilayani,” tegasnya.
Sementara itu, kepada pimpinan BAZNAS Kota Baubau yang baru di bawah komando Asmahani, Wali Kota berharap lembaga tersebut dapat menjadi instrumen penting dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
BAZNAS diminta untuk memanfaatkan teknologi agar pengelolaan zakat menjadi lebih profesional dan sesuai syariat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan dan penanganan masalah sosial.
Selain itu, lembaga tersebut juga didorong untuk terus berinovasi dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat agar manfaatnya dapat lebih cepat dirasakan oleh para mustahik.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Baubau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Plt. Direktur Perumda Air Minum Tirta Semerbak Molagina serta jajaran pengurus BAZNAS periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugasnya. (Sir)


