Senin, Mei 4, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Inflasi Sultra Mulai Melandai, BPS: Baubau Masih Tertinggi di April 2026

Kendari, Datasultra.com – Tekanan harga di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menunjukkan tanda mereda. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada April 2026 berada di angka 2,98 persen.

Meski masih terjadi kenaikan harga di sejumlah komoditas, laju inflasi kali ini terpantau lebih terkendali dibanding bulan sebelumnya.

Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto mengatakan perkembangan ini menjadi sinyal positif terhadap stabilitas harga di daerah.

“Inflasi Sultra secara tahunan pada April 2026 tercatat sebesar 2,98 persen. Ini menunjukkan kondisi harga relatif lebih stabil dibanding periode sebelumnya,” ujar Hadi, Senin 4 Mei 2026.

Namun demikian, tekanan inflasi belum merata di seluruh wilayah. Kota Baubau tercatat sebagai daerah dengan inflasi tertinggi, mencapai 4,08 persen.

Tingginya angka tersebut mencerminkan masih adanya tekanan harga di beberapa kelompok pengeluaran, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari

Hadi menjelaskan, pergerakan inflasi di Sultra tetap dipengaruhi oleh dinamika harga pangan, distribusi barang, serta pola konsumsi masyarakat.

“Beberapa komoditas masih memberikan andil terhadap inflasi, terutama dari kelompok makanan dan kebutuhan pokok,” jelasnya.

Jika dibandingkan dengan Maret 2026 yang sempat menyentuh angka lebih tinggi, inflasi April menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini dinilai sebagai hasil dari mulai stabilnya pasokan dan distribusi barang di sejumlah daerah.

Meski begitu, BPS mengingatkan bahwa potensi kenaikan harga tetap perlu diwaspadai, terutama menjelang periode dengan tingkat konsumsi tinggi yang kerap memicu lonjakan inflasi.

Dengan tren yang mulai melandai ini, stabilitas harga di Sultra diharapkan terus terjaga agar tidak terlalu membebani daya beli masyarakat. (N1)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER