Kolaka, Datasultra.com- Pemerintah Kota Baubau kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pemerintah Kota Baubau berhasil meraih Terbaik III Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Andi Sumangerukka dan diterima Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE pada momentum Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Kolaka, Selasa 4 Mei 2026.
Kepala Bapperida Kota Baubau melalui Sekretaris Bapperida Dian Purnamasari, S.Si, M.Si dalam siaran persnya Rabu 5 Mei 2026 mengungkapkan,prestasi tersebut merupakan hasil evaluasi kinerja kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara yang dilakukan oleh Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara pada Oktober 2025.
Penilaian dilakukan melalui paparan kinerja daerah dalam melaksanakan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.
Dijelaskan, dalam proses penilaian tersebut, Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc tampil menyampaikan opening speech sekaligus memaparkan komitmen dan capaian Kota Baubau di hadapan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Lebih lanjut dijelaskan, delapan aksi konvergensi yang menjadi indikator penilaian meliputi, pertama, Analisis Situasi sebagai dasar pemetaan permasalahan stunting.
Kedua, Perencanaan Kegiatan sebagai langkah strategis intervensi.Ketiga, Rembuk Stunting untuk memperkuat komitmen lintas sektor. Keempat, Penyusunan Regulasi dan Kebijakan pendukung percepatan penurunan stunting.
Kelima, Pembinaan Stakeholder dalam implementasi program. Keenam, Manajemen Data Stunting yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Ketujuh, Pengukuran dan Publikasi Stunting sebagai bentuk transparansi capaian. Dan kedelapan, Review Kinerja Tahunan untuk memastikan keberlanjutan program.
Dian Purnamasari mengakui, pencapaian Kota Baubau menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Baubau dalam memperkuat sinergi lintas sektor dan mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan konvergensi yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Karena itu, dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja serta memperkuat kolaborasi demi mewujudkan generasi Baubau yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Sir)


