Kolaka Utara, Datasultra.com -Jais, warga Desa Tinukari, Kecamatan Wawo, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, akhirnya ditemukan setelah dua hari hilang di kebunnya. Korban ditemukan dalam keadaan selamat, Sabtu, 9 Mei 2026
Berdasarkan informasi dari tim SAR gabungan, korban ditemukan sekira pukul 09.10 Wita. Pria berusia 28 tahun itu ditemukan dalam keadaan lemas sekitar 850 meter dari lokasi awal hilangnya korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Amiruddin mengatakan, pencarian terhadap korban dilakukan dengan membagi 2 tim. Pencarian hari ke dua ini, tim SAR gabungan menggunakan metode pencarian E-SAR (Explorer Search and Rescue) ataupun penyusuran jalan setapak dikondisikan kerapatan vegetasi di lapangan, kedua tim bergerak kearah selatan.
Metode E-SAR adalah ilmu teknik pencarian dan penyelamatan yang difokuskan pada penanganan korban hilang atau tersesat di alam bebas, khususnya hutan dan pegunungan.
“Setelah ditemukan dievakuasi ke Puskesmas Wawo untuk mendapatkan penanganan medis mengingat korban ditemukan dalam keadaan lemas,” ujar Amiruddin kepada Datasultra.com.
Dengan ditemukannya korban, lanjut dia, operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap 1 (satu) orang yang hilang di kebun Desa Tinukari dinyatakan selesai dan ditutup.
Diberitakan sebelumnya, Jais dilaporkan hilang setelah lebih dari 24 jam pergi ke kebun tak kunjung pulang ke rumah. Sebelum dinyatakan hilang, Kamis, 7 Mei 2026 pagi, korban pergi ke kebunnya untuk membuat gula merah. Jarak rumah dengan kebun kurang lebih 9 kilometer.
Biasanya, korban kembali ke rumah sekira pukul 16.00 Wita. Namun hingga pagi kemarin korban tak kunjung pulang. Keluarga korban bersama warga setempat berusaha mencari namun tidak membuahkan hasil.
Di kebunnya, pihak keluarga dibantu masyarakat setempat hanya menemukan motor beserta bekal makanan korban yang dibawa dari rumah. Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju last known position (LKP) untuk memberikan bantuan SAR setelah menerima laporan dari Sekdes Tinukari, Ikbar. (Ld)


