Kendari, Datasultra.com – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menghadirkan terobosan anyar untuk mendorong keterjangkauan pendidikan tinggi. Kampus terbesar di Sulawesi Tenggara ini tengah mematangkan skema “Beasiswa Kontribusi Mahasiswa UHO”, sebuah program yang tidak hanya menawarkan keringanan biaya kuliah, tetapi juga kesempatan mengasah pengalaman kerja profesional di area kampus.
​Inisiatif ini dirancang khusus bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Uniknya, berbeda dari skema bantuan finansial konvensional, penerima Beasiswa Kontribusi bakal dilibatkan langsung dalam berbagai aktivitas pengembangan kampus sesuai minat mereka.
​Plt. Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi, mengungkapkan bahwa model ini mengusung prinsip manfaat dua arah. Mahasiswa terbantu secara finansial sekaligus mengantongi portofolio kerja nyata.
​”Mereka bisa membantu meningkatkan layanan akademik, memperkuat pengelolaan perpustakaan, dan lini lainnya. Di akhir program, kampus akan memberikan sertifikat resmi sebagai bukti pengalaman kerja yang berguna untuk membangun karakter serta keterampilan dunia kerja,” ujar Khairul usai Rapat Terbuka Dies Natalis ke-45 UHO di Auditorium Mokodompit, Rabu (19/8/2026).
​Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, Prof. La Ode Santiaji Bande, menjelaskan bahwa ide segar ini lahir dari maraknya permohonan penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) oleh mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir. Melalui skema baru ini, mahasiswa yang terbukti benar-benar tidak mampu berpeluang memperoleh pembebasan UKT secara penuh.
​Saat ini, pihak rektorat sedang merampungkan pedoman teknis, mekanisme pendaftaran, hingga kriteria seleksi yang nantinya akan disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Rektor. Jika seluruh tahapan persiapan berjalan lancar, Beasiswa Kontribusi Mahasiswa UHO ditargetkan mulai beroperasi pada semester mendatang. (N1)


