Minggu, Mei 3, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

HLM OJK Sultra Perkuat Ekosistem Keuangan Inklusif di Kampung Nelayan Merah Putih Soropia

Kendari, Datasultra.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong penguatan akses layanan keuangan bagi masyarakat pesisir.

Salah satunya melalui penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) yang membahas pengembangan Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang terintegrasi dengan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Rabu 11 Maret 2026.

Pertemuan strategis ini dihadiri Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim, bersama perwakilan pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, serta berbagai lembaga jasa keuangan.

Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menegaskan bahwa integrasi Program EKI dengan KNMP merupakan langkah penting untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha.

Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat akses masyarakat terhadap layanan keuangan, termasuk pembiayaan usaha, transaksi keuangan digital, hingga perlindungan sosial.

“Melalui kolaborasi berbagai pihak, masyarakat di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya mendapatkan peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga memperoleh akses layanan keuangan yang lebih luas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Bismi.

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kawasan KNMP di Desa Sorue Jaya sebagai pusat ekonomi masyarakat pesisir.

Sejumlah kebutuhan pendukung juga tengah disiapkan, di antaranya penyediaan penerangan kawasan berbasis energi surya, pembangunan pagar pengamanan kawasan, hingga pengaturan akses masuk kawasan melalui pemasangan pintu portable sebelum peresmian.

Selain itu, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sorue Jaya yang telah memenuhi persyaratan administrasi direncanakan menjadi pusat pengelolaan kegiatan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Kawasan KNMP Sorue Jaya juga dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata bahari.

Beberapa di antaranya adalah wisata perahu dari Toronipa menuju Pulau Labengki, wisata hutan mangrove seluas sekitar 10 hektar, serta potensi konservasi penyu laut yang dapat dikembangkan sebagai wisata edukasi.

Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan konektivitas jaringan telekomunikasi untuk mendukung layanan digital dan akses keuangan masyarakat, tidak hanya di Desa Sorue Jaya tetapi juga desa-desa lain di Kecamatan Soropia.

Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia turut menyatakan dukungannya dengan memfasilitasi penyediaan konektivitas internet selama satu tahun guna mendukung digitalisasi kawasan serta pengembangan digitalisasi sektor perikanan bagi nelayan.

Sementara itu, sejumlah lembaga jasa keuangan yang hadir menyatakan komitmennya untuk memperkuat inklusi keuangan di kawasan KNMP.

Dukungan tersebut antara lain melalui penyediaan akses layanan keuangan, pembiayaan bagi nelayan dan pelaku usaha mikro, pengembangan transaksi digital, hingga perluasan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat pesisir.

Melalui sinergi berbagai pihak, program Ekosistem Keuangan Inklusif yang terintegrasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Konawe. (N1)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER