Selasa, Juni 30, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Pendaftaran Sekolah Dimulai, Dukcapil Baubau Kebanjiran Permohonan Pembaruan KK dan Akta Berbarcode

Baubau, Datasultra.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Baubau mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua calon peserta didik, untuk segera memperbarui dokumen kependudukan menjadi versi berbarcode guna mempermudah proses pendaftaran sekolah tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Baubau, Arif Basari, mengatakan sejak dibukanya pendaftaran peserta didik baru tingkat SMA pada 20 Juni 2026, jumlah masyarakat yang datang mengurus administrasi kependudukan mengalami peningkatan signifikan.

Kondisi tersebut masih berlanjut seiring dimulainya pendaftaran jenjang SMP dan SD.

“Setiap hari pelayanan di Dukcapil cukup padat. Mayoritas masyarakat datang untuk melakukan pembaruan Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran menjadi dokumen yang sudah dilengkapi barcode,” ujarnya, Senin 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan, meskipun KK dan akta kelahiran versi lama masih sah digunakan sebagai dokumen administrasi kependudukan, namun dokumen yang telah berbarcode sangat dianjurkan karena memberikan banyak kemudahan, terutama dalam proses verifikasi data oleh pihak sekolah.

Menurutnya, sistem barcode memudahkan sekolah melakukan pemindaian dokumen untuk memastikan keabsahan data kependudukan, termasuk alamat domisili yang menjadi dasar penentuan zonasi penerimaan peserta didik.

“Kalau dokumen sudah barcode, sekolah cukup melakukan scan untuk memastikan data. Selain itu, dokumen yang sudah barcode tidak perlu lagi dilegalisasi, sedangkan dokumen lama masih harus dilegalisasi,” jelasnya.

Arif menambahkan, pembaruan akta kelahiran ke versi barcode juga mendukung proses digitalisasi administrasi kependudukan nasional.

Akta kelahiran lama yang belum berbarcode belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem digital Dukcapil sehingga pembaruannya turut meningkatkan validitas data kependudukan.

Selain itu, masyarakat yang telah memiliki dokumen berbarcode dan mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada telepon genggam dapat mencetak sendiri dokumen kependudukan apabila diperlukan, tanpa harus kembali datang ke kantor Dukcapil.

“Kalau KK atau akta kelahiran hilang, masyarakat tidak perlu lagi datang ke Dukcapil. Cukup membuka IKD di ponsel, mengunduh dokumen, lalu mencetaknya sendiri. Ini menjadi salah satu tujuan digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan agar lebih cepat, mudah, dan mengurangi antrean pelayanan,” katanya.

Dukcapil Baubau juga terus mendorong masyarakat untuk segera mengaktifkan IKD. Hingga saat ini, tingkat aktivasi IKD di Kota Baubau baru mencapai sekitar 13,4 persen dari lebih dari 109 ribu penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik.

“Pemerintah menargetkan capaian aktivasi IKD meningkat menjadi 15 persen tahun ini. Padahal manfaatnya sangat besar untuk memudahkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan secara mandiri,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat yang masih menggunakan KK dan akta kelahiran versi lama segera melakukan pembaruan menjadi dokumen berbarcode sekaligus mengaktifkan IKD, sehingga pelayanan administrasi kependudukan dapat berlangsung lebih efisien, praktis, dan berbasis digital. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER