Sabtu, Agustus 15, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, DPRD Baubau Teguhkan Komitmen Kawal Pembangunan

Baubau, Datasultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Rapat paripurna tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kota Baubau, Jumat 14 Agustus 2026, dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Baubau Ardin Jufri, didampingi Wakil Ketua Natas Aryu Prawira Tamim dan Wakil Ketua Adriansyah Farmin.

Kegiatan turut dihadiri Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, serta jajaran DPRD Kota Baubau.

Dalam sambutannya, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim menyampaikan bahwa rapat paripurna istimewa tersebut menjadi momentum penting untuk kembali memaknai 81 tahun perjalanan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan, membangun kehidupan berbangsa dan bernegara, serta mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.

“Sungguh sebuah kehormatan yang luar biasa, dengan rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, kita dapat berkumpul dalam suasana khidmat namun penuh semangat kebersamaan pada rapat paripurna istimewa DPRD Kota Baubau dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia,” ujar Yusran.

Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan buah dari perjuangan, pengorbanan dan keteguhan hati para pahlawan. Karena itu, kemerdekaan harus dimaknai sebagai amanah yang wajib dijaga dan diisi melalui kerja nyata.

“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi merupakan perjalanan panjang sebuah bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan, membangun kehidupan berbangsa dan bernegara, serta mewujudkan cita-cita luhur sebagaimana telah diamanatkan oleh para pendiri bangsa,” katanya.

Khusus bagi Kota Baubau, Yusran mengatakan semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah dan nilai-nilai luhur eks-Kesultanan Buton, Kota Baubau dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan peradaban tersebut sembari terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta berbagai sektor strategis lainnya secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai dua pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Sinergi yang harmonis, kemitraan yang kritis namun konstruktif, serta komitmen bersama yang kuat antara eksekutif dan legislatif adalah kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan bertujuan pada kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Dalam rangka mempercepat pencapaian sasaran pembangunan daerah, Pemerintah Kota Baubau pada Tahun Anggaran 2026 terus mendorong pelaksanaan berbagai program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

Program tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, memperkuat infrastruktur perkotaan, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Yusran menjelaskan, sejumlah proyek strategis tersebut antara lain berada pada sektor pelayanan kesehatan primer. Pemerintah Kota Baubau melakukan rehabilitasi Puskesmas Waborobo dan rehabilitasi berat Puskesmas Lakologou.

Pembenahan fasilitas kesehatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sekaligus pemerataan pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pinggiran kota.

“Diharapkan meningkatkan IPM kita sesuai target 80,76 di akhir tahun 2026 ini,” ujarnya.

Pada sektor ekonomi kerakyatan dan penataan kawasan perkotaan, Pemkot Baubau mendorong revitalisasi kawasan Pasar Wameo untuk menciptakan pusat perdagangan yang modern, bersih, higienis dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Penataan ruang publik juga terus dilakukan melalui revitalisasi kawasan Kotamara. Kawasan ikonik tersebut diarahkan menjadi ruang yang semakin ramah bagi interaksi sosial, aktivitas olahraga sekaligus pengembangan ekosistem UMKM lokal.

Sementara pada sektor penataan kawasan permukiman dan ruang terbuka hijau (RTH), pemerintah melanjutkan Penataan Kawasan Lakologou Tahap II serta Penataan Kawasan Lembah Hijau.

Program tersebut ditujukan untuk mempercantik wajah kota, menyediakan ruang terbuka hijau yang asri, menciptakan lingkungan yang tertata serta menyediakan ruang yang dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat.

Pemerintah Kota Baubau juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar air minum melalui pengadaan dan pemasangan jaringan perpipaan jalur khusus.

Program tersebut difokuskan untuk mengatasi persoalan distribusi dan memastikan pasokan air bersih dapat menjangkau kawasan permukiman yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Di sektor aksesibilitas dan infrastruktur jalan, pemerintah melakukan sejumlah rekonstruksi ruas jalan strategis, yakni Rekonstruksi Jalan Kompleks Lowu-Lowu, Rekonstruksi Jalan Kompleks Sulaa Tahap II, serta Rekonstruksi Jalan Dr. Wahidin.

Ketiga ruas jalan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, akses menuju fasilitas publik serta pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di wilayah sekitarnya.

Selain pembangunan fisik, Pemkot Baubau juga memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) layanan dasar yang tersebar di 43 kelurahan.

Penguatan Forum Kota Sehat juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat sebagai pemangku kepentingan dalam pembangunan Kota Baubau.

Yusran menegaskan, berbagai proyek strategis tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk membangun Kota Baubau yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing.

Karena itu, keberhasilan seluruh program pembangunan membutuhkan pengawasan, dukungan dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD serta seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita kawal bersama seluruh program pembangunan ini agar berjalan secara tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Baubau,” tegasnya.

Menjelang penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Wali Kota Baubau mengajak seluruh peserta rapat paripurna untuk menyimak setiap pesan dan arahan Presiden secara seksama.

Menurutnya, pidato kenegaraan bukan hanya menjadi laporan kinerja pemerintah pusat, tetapi juga memuat arahan strategis dan pedoman nasional yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan.

“Oleh karena itu, marilah kita simak bersama setiap pesan dan arahan Presiden Republik Indonesia dengan seksama, untuk kemudian kita jadikan acuan dalam menyusun langkah-langkah strategis di Kota Baubau demi terciptanya Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER