Kendari, Datasultra.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyimak pidato kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8/2026).
Rapat yang berlangsung khidmat di Aula Paripurna DPRD Kota Kendari tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kendari, La Ode Muhammad Inarto, dengan didampingi Wakil Ketua I, La Yuli.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Sudirman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kendari, La Ode Muhammad Inarto, menegaskan bahwa peringatan hari kemerdekaan bukan sekadar agenda rutin atau seremoni tahunan. Momentum ini merupakan kesempatan penting untuk mengenang jasa para pahlawan, mempererat tali persatuan, sekaligus mengevaluasi arah pembangunan daerah.
Inarto menyebutkan, tema HUT ke-81 RI, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, beriringan dan sejalan dengan visi pembangunan Kota Kendari periode 2025–2030 untuk mewujudkan kawasan yang layak huni, maju, berdaya saing, adil, dan sejahtera.
“Wali Kota dan Wakil Wali Kota tidak berjalan sendiri. Pembangunan daerah mendapat dukungan penuh dari DPRD, Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh lapisan masyarakat Kota Kendari,” ujar Inarto.
Ia pun mengajak seluruh elemen, mulai dari instansi vertikal, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga masyarakat luas untuk memperkuat kolaborasi demi melanjutkan roda pembangunan di Kota Lulutolu.
Di tempat yang sama, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus ditransformasikan ke dalam bentuk pelayanan publik yang optimal serta kebijakan daerah yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Siska menjelaskan, kedaulatan di tingkat daerah diwujudkan melalui kemandirian mengelola potensi lokal, keadilan hadir lewat kebijakan yang merata, dan kemakmuran ditandai dengan meningkatnya kualitas hidup warga.
“Bagi kita di Kota Kendari, berdaulat berarti mampu mandiri mengelola potensi daerah, khususnya sebagai kota pesisir yang berkembang pesat melalui sektor perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif,” jelas Siska.
Ia juga menekankan bahwa semangat gotong royong dalam filosofi HUT ke-81 RI sangat selaras dengan nilai kearifan lokal masyarakat Kendari, yaitu mepokoaso yang bermakna persatuan dan kebersamaan.
“Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia akan menjadi kompas bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan program pembangunan Kota Kendari dengan arah kebijakan nasional,” pungkasnya.
Rangkaian Rapat Paripurna Istimewa ini kemudian dilanjutkan dengan agenda menyaksikan dan mendengarkan tayangan pidato kenegaraan Presiden RI secara bersama-sama oleh seluruh jajaran wakil rakyat dan tamu undangan. (N1)


