Baubau, Datasultra.com – Pemerintah Kota Baubau menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor untuk membahas rencana penebangan pohon tua yang berada di wilayah Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Kamis 20 Agustus 2026.
Rakor yang berlangsung di Kantor Kelurahan Waruruma tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, aparat keamanan, serta masyarakat yang terdampak.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses penebangan nantinya dapat berjalan aman, tertib dan lancar.
Pohon yang akan ditebang diketahui telah berusia tua dan kondisinya mulai rapuh serta mengalami pelapukan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat karena sewaktu-waktu pohon maupun dahannya dapat tumbang atau jatuh.
Terlebih, lokasi pohon berada di sepanjang poros Baubau-Kapontori yang merupakan jalur lalu lintas masyarakat, sehingga diperlukan langkah antisipasi guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Rakor tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Baubau Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Baubau La Ode Aswad, S.Sos., M.Si., jajaran PLN Baubau, Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Camat Kokalukuna, Lurah Waruruma, Polsek Kokalukuna, Babinsa, serta warga yang terdampak.
Wakil Wali Kota Baubau menekankan pentingnya kesiapan seluruh OPD dan instansi terkait sebelum kegiatan penebangan dilaksanakan.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran proses penebangan.
“Dukungan masyarakat sangat penting agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Kita ingin seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan keamanan, keselamatan warga serta kondisi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain aspek keselamatan masyarakat, masing-masing perangkat daerah dan instansi terkait diminta menyiapkan personel serta sarana pendukung sesuai tugas dan kewenangannya.
PLN Baubau juga diharapkan memastikan keamanan jaringan listrik yang berada di sekitar lokasi penebangan. Sementara itu, BPBD, Damkar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, kepolisian, TNI dan perangkat wilayah akan berperan dalam pengamanan serta pengaturan situasi di lapangan.
Dalam rakor tersebut disepakati bahwa penebangan pohon akan dilaksanakan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, dengan melibatkan seluruh unsur terkait.
Pemkot Baubau berharap koordinasi yang telah dilakukan dapat memastikan kegiatan penebangan berjalan secara terencana, aman dan tertib.
Pemerintah juga mengajak masyarakat Kelurahan Waruruma untuk memberikan dukungan dan bekerja sama selama proses tersebut berlangsung demi kepentingan keselamatan bersama. (Sir)


