AJI Kendari Latih 20 Jurnalis Verifikasi Disinformasi Jelang Pemilu

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kendari menggelar training verifikasi disinformasi isu minoritas jelang pemilu.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kendari menggelar training verifikasi disinformasi isu minoritas jelang pemilu. Kegiatan digelar selama 2 hari, Sabtu-Minggu, 6-7 Januari 2024.

Dari 30 pendaftaran, ada 20 jurnalis di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dinyatakan lulus seleksi dan mengikuti kegiatan tersebut.

Para peserta dilatih oleh dua trainer dari AJI Indonesia, Sintha Maharani dan Inggried Dwi. Peserta dilatih untuk memeriksa fakta dari informasi yang beredar di dunia digital sehingga bisa mengedukasi publik melalui pemberitaan agar tak menjadi korban misinformasi, disinformasi maupun malinformasi.

Ketua AJI Kendari Rosniawati mengatakan, kegiatan ini bagian dari peningkatan kapasitas jurnalis dalam mengatasi bias informasi atau hoaks yang kian marak jelang pemilu dan rentan bagi kaum minoritas.

“Saya meminta kepada seluruh peserta menyimak secara maksimal materi-materi dari trainer,” ucap Rosniawati.

Ia berharap peserta dapat menerapkan kemampuan saat menjakankan tugas-tugas jurnalistik. Sehingga berita yang disiarkan dapat mencerahkan publik dari disinformasi jelang pemilu.

“Selain pelatihan verifikasi disinformasi, AJI juga menyiapkan beasiswa peliputan disinformasi isu minoritas jelang pemilu. Beasiswa disiapkan untuk 10 jurnalis,” ungkapnya.

Sementara itu, Sintha Maharani, Trainer Verifikasi Disinformasi mengatakan, jurnalis harus menerapkan prinsip Hak Asasi Manusia saat melakukan peliputan, apalagi bila menyangkut potensi konflik dua kelompok massa.

Ia juga bercerita tentang metode mengungkap aktor dibalik ujaran kebencian dan liputan investigasi. (Ld)

Facebook Comments Box