BI Sultra Imbau Masyarakat Waspada Uang Palsu Jelang Pilkada Serentak

Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Doni Septadijaya. Foto : Rk/Datasultra.com
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Doni Septadijaya mengimbau kepada masyarakat agar hati-hati terhadap peredaran uang palsu menjelang Pilkada 2024.

Hal ini diungkapkan saat diwawancarai awak media di Kantor BI Sultra, Senin, 7 Oktober 2024.

“Kami minta kepada masyarakat Sultra untuk waspada terhadap uang palsu yang kemungkinan akan muncul lagi pada saat Pilkada serentak,” ucapnya.

Doni juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak bergantung pada uang cash tetapi uang digital yaitu Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Menurutnya, data tahun ini saat pemilihan legislatif dan pilpres memang mengalami kenaikan jumlah uang palsu.

“Dengan adanya uang digital seperti QRIS pasti akan menghindari uang palsu,” ungkapnya.

Awal Januari-September 2024, kata dia, ditemukan uang palsu sebanyak 42 lembar dengan nominal Rp100.000
Uang palus ditemukan oleh perbankan atau penukaran uang di Bank Indonesia.

“Uang yang ditemukan oleh teman-teman perbankan atau penukaran melalui Bank Indonesia dari awal tahun hingga saat ini ada sekitar 42 uang palsu. Itu sudah diserahkan ke Polda untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Kemudian, uang palsu yang ditemukan oleh masyarakat. Saat menemukan uang palsu tersebut, masyarakat tidak melaporkan secara langsung ke BI, namun melaporkan ke aparat penegak hukum.

“Nah, kami mengimbau kepada masyarakat saat mendapatkan atau mencurigai adanya temuan uang palsu agar segera melaporkan ke BI,” benernya.

“Karena misalkan dilaporkan ke polisi mereka juga akan memanggil teman-teman Bank Indonesia juga. Jadi laporkan ke BI, nanti kelolanya disini, kami treatment, dan kami memastikan apakah uang palsu atau uang asli,” tambahnya. (Rk)

 

Facebook Comments Box