Sabtu, Mei 2, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Baubau Masuk Nominasi Penurunan TPT, Amalia Abibu: Semoga Raih Predikat Terbaik

Baubau, Datasultra.com – Pemerintah Kota Baubau masuk dalam nominasi penerima penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) pada dimensi penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Saat ini, Pemkot Baubau tengah menjalani tahapan verifikasi lapangan yang berlangsung pada Rabu 8 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari tahapan presentasi kepala daerah yang telah dilaksanakan secara daring pada 1 April 2026, yang diikuti oleh 70 pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Pada tahap lanjutan ini, tim penilai melakukan validasi langsung untuk memastikan kesesuaian antara paparan kinerja dengan kondisi riil di lapangan.

Tim verifikator yang ditugaskan di Kota Baubau berasal dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, yakni Raheldin Rosrith Fraidy Aiyal, S.IP., M.Tr.IP sebagai Analis SDMA Ahli Pertama, didampingi Sukma Amalia Nur Shalsabilla, S.Tr.IP selaku Penata Keprotokolan.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, menjelaskan bahwa kunjungan tim verifikator bertujuan untuk menilai secara langsung kinerja pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

“Tim dari BSKDN Kemendagri datang untuk menilai kinerja kepala daerah dalam upaya penurunan tingkat pengangguran terbuka. Nantinya akan diberikan penghargaan bagi daerah dengan kinerja terbaik,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.

Ia mengungkapkan, pada tahap sebelumnya, Pemerintah Kota Baubau telah mengikuti presentasi yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Baubau.

Hasilnya, Baubau berhasil meraih peringkat terbaik kategori kota di regional Sulawesi, mengungguli sejumlah daerah lain seperti Makassar, Kendari, Bitung, dan Palopo.

“Verifikasi lapangan ini untuk memastikan kesesuaian data dukung yang telah dipresentasikan. Kami berharap hasilnya semakin menguatkan posisi Baubau sebagai daerah dengan kinerja terbaik,” tambahnya.

Diketahui tingkat pengangguran terbuka di Kota Baubau mengalami penurunan signifikan, dari sekitar 8 persen menjadi sekitar 6 persen.

Penurunan tersebut juga dinilai berbanding lurus dengan menurunnya angka kemiskinan di daerah tersebut.

Amalia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tidak hanya sektor ketenagakerjaan semata.

Setidaknya terdapat enam OPD yang berkontribusi aktif dalam program penyerapan tenaga kerja.

“Upaya ini tidak hanya dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja, tetapi juga melibatkan OPD lain seperti Perindustrian dan Koperasi yang memberikan pelatihan kepada UMKM, serta Dinas Perikanan yang menyalurkan bantuan peralatan bagi nelayan. Semua sektor yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja turut didukung melalui kebijakan anggaran,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa alokasi anggaran dari APBD Kota Baubau turut menjadi faktor pendukung utama. Sekitar 1,7 persen dari total APBD dialokasikan secara khusus untuk sektor penyerapan tenaga kerja.

Berbagai program strategis juga telah dijalankan, mulai dari pelatihan keterampilan kerja, pelaksanaan job fair, hingga bursa tenaga kerja.

Selain itu, Pemkot Baubau juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk memfasilitasi penempatan tenaga kerja yang telah dilatih.

Dengan berbagai upaya tersebut, Amalia berharap Kota Baubau dapat meraih predikat terbaik dalam ajang penghargaan kinerja pemerintah daerah tahun ini.

“Semoga hasil verifikasi ini semakin memperkuat capaian kita dan Baubau bisa meraih juara terbaik,” pungkasnya. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER