Sabtu, Mei 2, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Baubau Fokus Inovasi dan Penajaman Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

Baubau, Datasultra.com– Pemerintah Kota Baubau menegaskan komitmennya dalam memperkuat arah pembangunan yang adaptif, inovatif, dan tepat sasaran melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Baubau pada Rabu 8 April 2026 ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Baubau Yusran Fahim.

Musrenbang tersebut menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan kota di bawah semangat “Kerja Bersama”.

Dalam sambutannya, Yusran Fahim menekankan bahwa tahun 2027 merupakan fase krusial karena berada pada pertengahan pelaksanaan RPJMD 2025–2029.

Oleh karena itu, arah pembangunan ke depan harus lebih berkelanjutan, inklusif, serta berbasis inovasi.

“Tema pembangunan 2027 tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan identitas budaya, serta pelayanan publik yang modern dan transparan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Baubau menetapkan fokus pengembangan inovasi di berbagai sektor, mulai dari pemajuan kebudayaan, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.

Memasuki tahun ketiga masa kepemimpinannya, Yusran Fahim juga mengajak seluruh jajaran untuk melakukan refleksi menyeluruh terhadap capaian pembangunan.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Kondisi tersebut mendorong Pemkot Baubau melakukan langkah strategis berupa review terhadap dokumen RPJMD 2025–2029, guna memastikan arah kebijakan daerah tetap selaras dengan program prioritas nasional, sekaligus responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.

“Kita harus adaptif dan cermat. Setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat maksimal melalui rasionalisasi kegiatan yang kurang efektif,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi lima fokus utama pembangunan tahun 2027, yakni pemajuan kebudayaan sebagai identitas sekaligus kekuatan ekonomi, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan yang merata, pemberdayaan ekonomi melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas wilayah, serta penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.

Menutup sambutannya, Yusran Fahim menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan daerah.

“Melalui Musrenbang ini, saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat, untuk menyampaikan gagasan dan inovasi konstruktif. Kita ingin program yang disusun benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER