Kendari, Datasultra.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara dan jajaran pengurus BPR Bahteramas menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Peleburan BPR Bahteramas di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sultra, Rabu 2 September 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, dengan agenda utama membahas langkah strategis percepatan proses peleburan sejumlah BPR Bahteramas yang berada di kabupaten dan kota menjadi satu entitas, yakni BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara.
Peleburan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sultra melakukan penataan sekaligus memperkuat kelembagaan BPR Bahteramas.
Dengan penyatuan kelembagaan, BPR Bahteramas diharapkan dapat dikelola secara lebih efektif, efisien, profesional, serta memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam mendukung perekonomian daerah.
Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya mempercepat penyelesaian seluruh tahapan yang diperlukan dalam proses peleburan, termasuk aspek regulasi dan dukungan kelembagaan dari seluruh pihak terkait.
Ia meminta agar setiap proses dilakukan secara terukur dan transparan. Berbagai perkembangan maupun kendala yang muncul, kata dia, perlu disampaikan secara terbuka sehingga dapat segera dibahas dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Selain persoalan kelembagaan, Gubernur juga menyoroti pentingnya efisiensi dalam pengelolaan perusahaan. Jajaran BPR Bahteramas diminta melakukan rasionalisasi biaya operasional tanpa mengabaikan kualitas pelayanan dan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan kegiatan usaha.
Menurutnya, penguatan BPR Bahteramas tidak hanya ditentukan oleh proses peleburan secara administratif, tetapi juga oleh kemampuan manajemen dalam membangun tata kelola yang sehat, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra, pemerintah kabupaten/kota, OJK, jajaran pengurus BPR Bahteramas, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting untuk memastikan proses peleburan berjalan sesuai target.
Melalui peleburan tersebut, BPR Bahteramas diharapkan memiliki struktur kelembagaan yang lebih kuat dan mampu meningkatkan perannya sebagai lembaga keuangan daerah, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Sulawesi Tenggara. (As)

