Sabtu, Oktober 10, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Insiden Wartawan tvOne, Polres Baubau Minta Maaf dan Periksa Dua Anggota

Baubau, Datasultra.com – Polres Baubau menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan kontributor tvOne, Jamil, saat menjalankan tugas jurnalistik di Kantor Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba).

Dua personel yang diduga terkait dalam peristiwa tersebut kini menjalani pemeriksaan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam).

Permohonan maaf itu disampaikan Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, S.H., bersama Kasat Narkoba Polres Baubau Iptu Joni Arani dan perwakilan Propam Polres Baubau dalam konferensi pers di Aula Kemitraan Polres Baubau, Jumat 9 Oktober 2026.

Rino menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada Rabu malam hingga Kamis dini hari tersebut bermula saat Jamil mendatangi kantor Satresnarkoba untuk mencari informasi mengenai pengungkapan kasus narkotika.

Namun, situasi kemudian memicu kesalahpahaman antara wartawan dan personel kepolisian.

“Atas kejadian tersebut, kami dari Polres Baubau mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang terjadi antara personel Polres Baubau dan rekan media tvOne,” ujar Rino.

Ia menegaskan, penanganan insiden tersebut telah diserahkan kepada Propam untuk mendalami kronologi dan dugaan pelanggaran yang terjadi.

Jika pemeriksaan menemukan adanya intimidasi atau tindakan lain yang melanggar ketentuan, personel terkait akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Terkait dugaan konsumsi minuman keras di ruangan Satresnarkoba, Rino menyebutkan bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, personel yang dimintai keterangan mengaku mengonsumsi minuman bersoda merek Fanta atau Tebs, bukan minuman keras. Meski demikian, pendalaman terhadap peristiwa tersebut masih berlangsung.

Kasat Narkoba Polres Baubau, Iptu Joni Arani, membenarkan bahwa dua anggotanya tengah menjalani pemeriksaan di ruang Propam.

“Untuk saat ini, personel Satresnarkoba sudah menjalani pemeriksaan dari Si Propam Polres Baubau. Kedua personel tersebut saat ini sudah diamankan di ruang Propam,” kata Joni.

Joni juga menyampaikan permohonan maaf kepada Jamil dan seluruh insan pers. Ia berharap persoalan tersebut dapat dituntaskan melalui pemeriksaan yang objektif sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dalam kesempatan itu, Joni turut menjelaskan keberadaan dua perempuan di ruangan Satresnarkoba saat insiden berlangsung.

Menurut dia, keduanya merupakan informan kepolisian yang dipanggil untuk mendukung pengembangan kasus narkoba.

Ia mengungkapkan, sebelumnya polisi telah menangkap dua terduga pelaku narkoba di wilayah Keraton. Informasi dari pemeriksaan awal kemudian menjadi dasar bagi penyidik untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya.

“Kami memanggil informan untuk menyusun strategi terkait langkah yang akan dilakukan di lapangan. Namun, karena insiden dengan saudara Jamil, rencana pergerakan malam itu tidak dilakukan,” jelasnya.

Joni menambahkan, identitas informan tidak dapat dipublikasikan demi menjaga keamanan mereka, mengingat risiko yang dihadapi dalam proses pengungkapan kasus narkotika. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER